PROGRAM PEMANTAPAN BIDANG STUDI MATEMATIKA UNTUK MENGHADAPI UASBN SD TAHUN 2009
Makalah dipresentasikan di Seminar Nasional di Universitas Negeri Surabaya, 20 Juni 2009
Mardiati[1]
Sitti Maesuri Patahuddin[2]
Abstrak
Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) adalah kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah, bahwa setiap Sekolah Dasar wajib mengikuti ujian Nasional dalam mata pelajaran: Matematika, IPA, dan Bahasa Indonesia. Nilai ujian ini sangat menentukan diterima tidaknya seorang siswa di SMP Negeri. Hasil UASBN juga mempengaruhi secara signifikan peringkat sekolah pada wilayah kecamatan, wilayah kabupaten, dan seterusnya. Bahkan nilai UASBN ini juga menentukan citra sekolah tersebut di mata masyarakat. Akibatnya, tuntutan untuk memperoleh nilai tinggi dalam UASBN dirasakan oleh pihak siswa, guru, sekolah, dan orang tua. Khusus bagi guru mata pelajaran yang diujikan tersebut, UASBN ini bahkan menjadi beban tersendiri. Oleh karena itu, sering dijumpai sekolah-sekolah mengadakan program khusus untuk membantu siswa dalam persiapan UASBN.
Makalah ini menyajikan satu kasus Sekolah Dasar di Surabaya yang secara sungguh-sungguh mempersiapkan program khusus bagi siswanya untuk menghadapi pelaksanaan UASBN. Program ini disebut program pemantapan bidang studi. Makalah ini hanya memaparkan program pemantapan bidang studi matematika SD, yang mencakup: latar belakang diadakannya program, prosedur pelaksanaan, serta hasil dari program tersebut.
Penulis juga mendiskusikan apakah program tersebut tepat untuk mengantar siswa menjadi “pebelajar yang sukses” pada tingkat sekolah yang lebih tinggi. Penulis berkesimpulan bahwa “solusi kontekstual” sangat diperlukan dalam penanganan permasalahan nyata ini. Tantangan yang muncul adalah, apakah inovasi pembelajaran dapat dilakukan dalam situasi seperti ini dan pada saat yang sama target UASBN dapat tercapai?
[1] Guru SD Laboratorium UNESA
[2] Dosen Jurusan Matematika FMIPA UNESA

0 Comments:
Post a Comment
<< Home